Pada pasien yang mengalami stroke, patah tulang, atau cedera, melakukan pengobatan dengan fisioterapi menjadi sesuatu yang kerap dianjurkan oleh dokter. Karena dengan fisioterapi atau terapi fisik bisa membantu mengembalikan fungsi dan gerakan tubuh seperti sedia kala.

 

Selain beberapa penyakit yang sudah disebutkan tadi, fisioterapi juga bisa digunakan untuk menyembuhkan kondisi kesehatan lainnya. Karena pengobatan ini juga efektif untuk pasien yang mengalami cedera sendi, osteoporosis, arthritis (radang sendi), sindrom carpal tunnel, masalah fleksibilitas, masalah pada punggung, inkontinensia urine, sakit kepala, sakit leher, multiple sclerosis, dan gangguan musculoskeletal.

 

Saat ini tak hanya tempat fisioterapi yang ada di Jakarta bagi Anda yang menginnginkan pengobatan fisioterapi, namun sudah banyak pula di kota-kota yang lain juga. Perawatan yang diberikan saat fisioterapi adalah berupa gerakan, latihan, terapi manual, saran pengobatan, dan edukasi. Ada beberapa jenis perawatan yang bisa dilakukan saat pengobatan fisioterapi dan perlu Anda ketahui, yaitu:

 

1. Terapi manual.

Merupakan salah satu teknik pada fisioterapi yang digunakan oleh terapis untuk melunturkan bagian sendi dengan cara memijatnya secara langsung menggunakan tangan. Sehingga tidak heran jika disebut dengan terapi manual.

 

2. Terapi magnetik.

Pada terapi menggunakan electromagnet dengan berbagai macam jenis dan ukuran. Alat fisioterapi yang satu ini berguna untuk mengurangi rasa sakit pada kondisi kesehatan yang diderita.

 

3. Stimulasi saraf transkutan listrik.

Sama seperti pada terapi magnetik, untuk stimulsi saraf transkutan listrik juga bermanfaat untuk membantu meredakan rasa sakit pada bagian tubuh yang mengalami gangguan kesehatan. pada terapi ini menggunakan perangkat berukuran kecil yang digerakkan dengan baterai yang fungsinya untuk mengirim arus tingkat rendah melalui elektroda yang diletakkan di atas permukaan kulit.

 

4. Taping.

Merupakan alat fisioterapi berupa plester elastis yang berguna untuk menyembuhkan bagian tubuh yang cedera secara alami. Caranya dengan menyangga dan menstabilkan bagian otot maupun sendi, tanpa harus membatasi geraknya. Dengan alat fisioterapi ini bisa berguna untuk mempercepat pemulihan pada cedera, membantu meningkatkan sirkulasi, meringankan rasa sakit yang mendera, serta membantu mengatasi peradangan pada kulit.

 

5. Diathermy.

Pada terapi fisik jenis ini menggunakan hantaran panas yang dialirkan lewat arus elektromagnetik dengan frekuensi tinggi, sehingga mampu menyembuhkan gangguan kesehatan yang dialami.

 

6. Ultrasound dan phonoperesis.

Dengan ultrasound, maka peradangan yang terjadi akibat permasalahan kesehatan yang diderita bisa lebih berkurang. Caranya dengan mendorong panas ke bagian tubuh yang mengalami cedera agar kejang otot berkurang, metabolisme meningkat, serta aliran darah ke bagian jaringan yang rusak bisa meningkat. Sedangkan untuk phonoperesis merupakan teknik pada fisioterapi yang menggunakan gelombang ultrasonik untuk membantu agar penyerapan obat yang dioleskan pada tubuh yang cedera bisa bekerja secara maksimal.

 

Itu tadi beberapa jenis perawatan pada pengobatan fisioterapi yang bisa Anda ketahui. Fisioterapi mungkin identik sebagai pengobatan yang kerap diberikan kepada mereka yang sudah berusia lanjut dan mengalami berbagai permasalahan kesehatan yang berhubungan dengan fungsi gerak. Namun sebenarnya terapi ini bisa digunakan untuk semua pasien dari berbagai kalangan usia untuk mengatasi kondisi sakit yang diderita ataupun untuk mencegah dari terjadinya sakit di kemudian hari.

 

Untuk mendapatkan layanan kesehatan fisioterapi, kita sudah bisa menjumpai tempat fisioterapi di Jakarta maupun kota-kota besar lainnya. Sehingga bukan hal yang sulit bagi Anda ataupun kerabat yang sedang mengalami kondisi kesehatan tertentu untuk mendapatkan pengobatan berupa fisioterapi. Bahkan kini banyak sekali layanan fisioterapi yang menawarkan jasanya dengan datang ke rumah pasien saat pengobatan.